Pria & Cowo

November 12, 2007

Tidak semua pria dewasa menjadi ‘pria’, ada juga yang masih begitu kekanakan setelah umurnya mencapai 40. Tenaaaang, jangan keburu marah dulu dengan kenyataan ini, mungkin memang sebagian orang dilahirkan untuk jadi ‘pria’, tapi memang ada juga yang cukup menjadi ‘cowok’ saja.

Sekali lagi, jangan kuatir, terima saja diri Anda sebagai Pria (P) atau sebagai Cowok (C), toh semua punya nilai lebih dan kurang tersendiri. Dan yang tak kalah penting, percayalah kadang wanita tidak peduli.

P : Tahu jelas lima tahun lagi ia mau jadi apa
C : Tidak jelas lima menit lagi ia mau berbuat apa

P : Jago membuat wanita merasa tenang
C : Jago membuat cewek tertawa

P : Bacaannya John Grisham, mainannya golf, tontonannya CNN
C : Bacaannya Harry Potter, mainannya bilyar, tontonannya MTV

P : Sebelum umur 30 sudah banyak uang
C : Sebelum umur 30 sudah banyak dosa

P : Pakai dasi, kemeja, sepatu bertali
C : (Masih) pakai kaos sekolahan yang sudah buluk

P : Senang pada aroma parfum wanita
C : Senang pada aroma keringatnya sendiri

P : Seimbang antara penghasilan dan pemasukan
C : Seimbang antara hutang dan pembayaran minimum

P : Mendukung emansipasi wanita, tapi tetap membukakan pintu membayar bon makan malam dan menyupiri
C : Mendukung emansipasi wanita dengan membiarkan wanita buka pintu sendiri, bayar bon makan malam sekaligus menyupiri

P : Punya akuntan, penjahit dan dokter langganan
C : Punya salon, kafe dan bengkel langganan

P : Takut menjadi seperti ayah mereka!
C : Takut menjadi seorang pria!

P : Meminta Anda (para wanita) nimbrung ngobrol kalau Mamanya menelepon
C : Pura-pura Anda tidak bersamanya jika Mamanya menelepon

P : Mulai bisnis pribadi
C : Gonta ganti pekerjaan

P : Putus dengan pasangannya sambil berjabatan tangan dan mengakui sulitnya menjembatani perbedaan antar mereka berdua, diiringi ucapan, “Semoga kita tetap bisa bekerja sama dalam menangani proyek ABC.”
C : Putus dengan pasangannya sambil kabur dari rumah, merokok berbatang -batang, plus ucapan, “Jangan undang aku ke pernikahanmu nanti!”

P : Punya babies
C : Punya babes

P : Tau bagaimana bersikap di depan orangtua anda, sopan dan mau meluangkan waktu untuk ngobrol
C : Takut pada orangtua anda dan tidak berani bertemu.

P : Bisa membimbing dan memberi perhatian pada anda
C : Meminta perhatian dan bimbingan anda

Nahhh…Skarang…Lu pada Cowo Ato Pria??????


Teh Susu Segar

November 12, 2007

Bahan:
1 kantong teh celup
2-3 sendok makan susu full cream
gula pasir secukupnya
1/4 gelas air panas
1/2 gelas air dingin
es batu secukupnya

Cara membuat:
-Masukkan teh celup ke dalam gelas berisi air panas.
Masukkan juga gula secukupnya.Aduk-aduk hingga teh kemerah-merahan
-Masukkan susu full cream,aduk pelan-pelan hingga rata.
Tambahkan air dingin setelah susu benar-benar larut ke air
-Tambahkan es batu


Omelet Roti

November 12, 2007

Bahan:
3 butir telur ayam
50 ml susu segar
3 lembar roti tawar, potong 2 x 2 cm
1 sdm kacang polong beku
50 g udang kupas, rebus, potong kecil
2 buah jamur shitake, iris tipis
20 g bawang Bombay, iris tipis, tumis
Bumbu:
1 sdt mustard pasta
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam

Cara membuat:
# Kocok telur, susu dan Bumbu hingga rata.
# Masukkan roti, kacang polong, udang, jamur, paprika dan bawang Bombay, aduk rata.
# Panaskan 1 sdm minyak dalam wajan antilengket.
# Tuangkan adonan roti. Masak hingga bagian bawahnya kering.
# Balikkan, masak hingga matang.
# Angkat, sajikan hangat.


Chocolate Molten

November 12, 2007

Bahan:
200 g dark chocolate cincang
150 g mentega tawar
5 butir telur ayam
5 kuning telur ayam
2 g garam
75 g tepung terigu protein sedang

Cara membuat:
# Tim cokelat dan mentega hingga leleh.
# Campur telur, kuning telur dan garam.
# Tuangi cokelat leleh, aduk rata. Tambahkan tepung terigu, aduk rata.
# Diamkan adonan selama 2 jam.
# Semir cetakan atau mangkuk aluminium foil diameter 8 cm dengan mentega leleh dan taburi gula pasir.
# Tuang adonan ke dalam cetakan.
# Panggang selama 8-10 menit dengan suhu 230 C.
# Lepaskan dari cetakan selagi masih panas.
# Sajikan dengan es krim vanila.chocolatemoulten2dlm.jpg